RedBlueDark SmallMediumLarge NarrowWideFluid
Puasa 1 Ramadhan Hari Ini PDF Print E-mail

Tim Hisab dan Rukyat Kota Batam Sedang Mengamati Bulan Sebagai Penetapan 1 Ramadhan 1432 HijriyahTRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Lima tim pengamat bulan (rukyatul hilal) gagal melihat bulan dari Pantai Melur, pukul 18.33 wib, Minggu (31/7) kemarin. Gagalnya melihat posisi bulan ini diakibatkan karena awan hitam menyelimuti posisi bulan. Sehingga dengan teropong canggih sekalipun, bulan tetap tidak terlihat.

Kelima tim rukyatul hilal ini terdiri dari Kementrian Agama, Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdatul Ulama, Badan Meterologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), dan Pengadilan Agama. Sebelumnya tim melakukan konsolidasi di Masjid Agung Batam. Mereka lalu berangkat bersama-sama pukul 16.30 wib.


Setibanya di Pantai Melur Galang tepat pukul 17.30 wib. Tim rukyatul hilal segera menurunkan teropong khusus merek Vicoda STAB D1 F900. Kemudian secara bersama-sama mereka merakit teropong dan meletakannya di bibir pantai, tepat mengarah pada matahari yang tenggelam (sunsets)

Sebelum pukul 18.00 wib, kondisi langit di atas pantai Melur putih bersih. Namun secara perlahan awan mendung menyeruak menutup langit. Sebelumnya, matahari yang akan tenggelam bisa dilihat dengan mata nyalang, saat itu lenyap tiada berbekas. Satu jam tim bersabar menunggu, namun bulan terhalang awan.

Ketua Badan Hisab Rukyat Hilal Batam, Drs H Nabhan mengatakan sebelum pukul 18.00 wib, kondisi langit di pantai Melur terlihat bagus. Namun kemudian secara alami, awan mendung menyelimuti matahari dan bulan. Sehingga untuk melihat posisi bulan tidak bisa dilakukan dengan manual atau visual.

"Kalau kondisi alam seperti ini kita sudah tidak bisa apa-apa. Sebab awan mendung menghalangi bulan, dengan penglihatan manual atau visual (teropong) tetap tidak bisa dilakukan," ujar H Nabhan di lokasi kepada Tribun, Minggu (31/7).

Menurutnya, kejadian serupa pernah terjadi setahun lalu. Saat pihaknya ingin melihat posisi bulan untuk memastikan tanggal 1 Ramadhan, cuaca mendung terjadi saat itu. Sehingga rukyat hilalnya belum pernah terwujud selama dua tahun terakhir ini. Untuk itu, alternatif lain dengan cara hisab (penghitungan).

"Kita melihat bulan (rukyatul hilal) ini hanya untuk memastikan tanggal 1 Ramadhan. Jika tidak bisa terlihat maka dilakukan hisab (perhitungan)," urai H

Nabhan menambahkan metode hisab sekarang sudah menggunakan teknologi canggih, utamanya komputer. Sehingga tingkat presisinya jauh lebih akurat. Berbagai perangkat lunak juga sudah ditemukan. Hisab seringkali digunakan oleh ulama yang mendukung hisab dan rukyat sebelum melakukan kegiatan rukyat itu sendiri.

Dengan gagalnya melihat bulan secara manual dan visual, pihaknya merasa tidak pesimis. Dia justru berencana membuat lokasi permanen (landasan) di tepi pantai Melur untuk penempatan teropong. Sehingga saat teropong bulan akan di operasikan pada tahun berikutnya tidak akan bergeser.

"Kita tidak pesimis justru kita akan membangun lokasi permanen di pantai Melur untuk meletakkan teropong bulan. Kita pilih pantai Melur karena memang lokasinya sangat representatif," tegas H Nabhan.

Sedangkan Kepala Seksi Observasi BMKG Batam, Imam Prawoto yang turut dalam visibilitas bulan di pantai Melur menerangkan tinggi bulan dari horizon (ufuk hakiki) 5 derajat, 48', 59". Sementara matahari 0 derajat, -50', 11". Kemudian tinggi dari horizon teramati (ufuk mar'i) bulan 5 derajat, 56', 2".

Sementara azimuth bulan 281 derajat, 48', dan 47" dan azimuth matahari 288 derajat, 18', dan 1". Perhitungan posisi ini, lanjut Imam, berdasarkan pada waktu bulan terbenam tepat pukul 18.42 22 detik dan matahari tenggelam tepat pukul 18.14 12 detik. Dengan hasil ini, 1 Ramadhan 1432 H jatuh hari ini Senin (1/8).

"Insya allah sesuai hasil perhitungan yang akurat, 1 Ramadhan 1432 Hijriyah bertepatan hari Senin 1 Agustus 2011," ujar Imam Prawoto. 

Teropong Vicoda STAB D1 F900

Teropong ini memiliki aksesoris PL 10 mm, PL 25 mm eyepiece. Kemudian memiliki finderscope 6 x 30 mm, lunar filter, 2 x barlow lens, equatorial with cable controls. Alat ini mampu meneropong bulan dengan akurasi yang tepat. Sehingga bisa menentukan posisi bulan, matahari, dan bumi. (tribunnewbatam.com/tia)



 


Baca Artikel Lainnya:

Powered By relatedArticle

Masjid Raya

 

Kegiatan Masjid Raya

       
    
    

Masjid Raya Batam

Selamat datang di Masjid Raya Batam - 1st Floor Jalan Engku Puteri Batam Center Kepulauan Riau Indonesia 29432 Telp. 0778-7022700. Semoga kita senantiasa tergolong orang-orang yang gemar memakmurkan masjid, amin...