Berita Terkini
| Spesifikasi Masjid |
|
|
|
|
A. Data Masjid Raya Batam: Luas Lahan : ± 75.000 m2 ( Ruang salat dan mezanin 2515,00 m2, Ruang wudhu pria 506,70 m2, Ruang wudhu wanita 178,10 m2, Ruang simpan sepatu 39,96 m2, Ruang kegiatan (lantai dasar) 2.190,24 m2, Menara tinggi 66 m dengan luas 9,00 m2, Selasar penghubung 1.270,00 m2 B. Kapasitas jamaah di dalam masjid ± 3.500 jamaah dan luar masjid ± 15.000 jamaahC. Filosofi Bangunan Masjid Raya Secara tiga dimensi bentuk yang dirancang merupakan penggabungan dari dua bentuk dasar yaitu: 1. Balok bujur sangkar sebagai badan bangunan 2. Limas sama sisi (teriris tiga bagian) sebagai kepala bangunan D. Alasan dipilihnya kedua bentuk dasar tersebut adalah: 1. Balok Bujur Sangkar - Kompak dan kokoh sehingga lebih memenuhi syarat untuk fungsi masjid dalam membentuk keimanan yang kuat - Lebih memenuhi syarat untuk bangunan bentang besar atau bebas kolom sehingga mampu menampung jamaah salat lebih besar 2. Limas Sama Sisi (teriris tiga bagian) - Bentuk atap yang cocok untuk denah bangunan bujur sangkar - Mempunyai persepsi vertikalisme menuju satu titik di atas sebagai simbol hubungan antara manusia dan Tuhan (habluminallah) 3. Irisan tiga bagian merupakan simbol perjalanan hidup manusia (sebagai hamba Allah) dalam tiga alam yaitu alam rahim, alam dunia, dan alam akhirat E. Plaza Salat Plaza salat berupa pelataran halaman utama masjid yang karena pertimbangan topografis dan arsitektural letaknya lebih tinggi dari jalan masuk. Plaza salat diperlukan sebagai perluasan ruang masjid manakala jamaah melebihi kapasitas atau pada saat salat Idul Fitri dan Idul Adha yang biasanya diselenggarakan di lapangan terbuka. Agar penyelenggaraan salat sesuai dengan tuntunan agama, dibuatlah garis-garis shaf yang akan mengarahkan jamaah salat dengan berbaris lurus menghadap kiblat. Lebar shaf ditentukan, yaitu 120 cm. Plaza ini terdiri dari dua tingkatan yaitu plaza bawah dan plaza atas. Hal ini untuk memberikan kesempatan pada pengunjung untuk beristirahat sejenak sebelum naik lagi menuju masjid. Pada plaza bawah ditempatkan kolam air mancur yang bisa juga dipakai berwudhu. Elemen lain yang dihadirkan selain kolam kolam air mancur dan tangga-tangga adalah bak-bak tanaman batu kali, lampu-lampu taman dan deretan pohon-pohon palem raja. Keseluruhan elemen diharapkan membuat suasana plaza salat lebih nyaman, lebih indah dan berwibawa sebagai suatu plaza salat masjid raya F. Selasar Tertutup Adanya selasar tertutup yaitu selasar yang beratap sebagai pembatas plaza salat dan penanda zona transisi atau semi suci sebelum masuk ke zona suci atau ruang utama masjid. Selasar tertutup ini dirancang sedemikian rupa dan merupakan elemen arsitektur yang cukup berarti dilihat dari segi fungsi maupun arsitektural masjid. Dipilih bahan beton bertulang untuk kolom mau pun atap. Agar tidak berkesan statis, terdapat permainan irama atap yaitu atap pelat beton diselingi atap limas dari bahan transparan dengan struktur pipa besi hitam. Bahan penutup lantainya adalah keramik G. Tangga Pencapaian utama melalui tangga utama yang langsung menghadap plaza salat. Tangga khusus dari ruang wudhu dan untuk menuju mezanine di ekspresikan ke dalam bentuk ruang tangga yang berupa core tangga yang terletak dibagian kiri dan kanan H. Fasilitas Penyandang Cacat 1. Oreodoxaregia (Palem Raja) P. Tangga-tangga plaza
|
Selayang Pandang
Masjid Raya Batam dirancang sebagai pemenuhan kebutuhan akan fasilitas peribadatan yang melayani penduduk Pulau Batam pada umumnya. Dan khususnya bagi warga muslim di daerah Batam Centre. Masjid ini diharapkan dapat menjadi tempat yang representative.
Spesifikasi Masjid
A. Data Masjid Raya Batam: Luas Lahan : ± 75.000 m2 ( Ruang salat dan mezanin 2515,00 m2, Ruang wudhu pria 506,70 m2, Ruang wudhu wanita 178,10 m2, Ruang simpan sepatu 39,96 m2, Ruang kegiatan (lantai dasar) 2.190,24 m2, Menara tinggi 66 m dengan luas 9,00 m2, Selasar penghubung 1.270,00 m2
Masjid Raih Award
Masjid Raya Batam (MRB) meraih Masjid Award 2009 dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat. Penghargaan ini akan diserahkan langsung oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Nasaruddin Umar, bersamaan dengan penutupan Festival Masjid Bersejarah dan Keraton ke-4 di Nagoya Hill, Minggu (8/11).
Masjid Raya
Masjid Raya Batam

Rachida Dati Keseleo Lidah
Tujuh Importir akan Dijadikan Tersangka
Mobil Mewah Ketua DPRD Batam Pun Disita
Polri Sinyalir Mobil Mewah ke Luar Batam














